SEJARAH SMA

Bermula dari melihat akan kebutuhan pendidikan di Kotamobagu dan prakarsa tokoh-tokoh umat maka didirikanlah SMA Katolik Kotamobagu. Tanggal 1 Juli 1991 adalah hari dimana sekolah ini didirikan secara resmi. Dan sebagai kepala sekolah pertama pada waktu itu adalah Bpk. Albert Tangkere dengan dibantu oleh tenaga guru dan pengajar berjumlah 7 orang. Dan pada waktu itu karena SMA belum memiliki gedung sendiri, maka untuk kegiatan belajar megajar meminjam 3 ruang kelas SD Christi Regis dan 1 ruang kelas SMP RK, dan kegiatan belajar mengajar harus diadakan pada siang hari bergantian dengan SD dan SMP.

Setelah melihat jumlah siswa yang semakin bertambah serta kebutuhan sarana  prasarana kegiatan belajar mengajar yang leluasa maka pada Tahun 1995 SMA Katolik Theodorus berpindah kekelurahan Biga sampai sekarang.

Masuknya komunitas Ursulin pada tanggal 12 Juni 1998 merupakan bagian tak terpisahkan dengan sejarah perkembangan dunia pendidikan di tanah Totabuan (sebutan untuk Bolaang Mongondow) termasuk untuk SMA sendiri. Karena dengan masuknya komunitas Ursulin di tanah Totabuan maka SMP dan SMA Theodorus yang selama ini dikelolah oleh YPKM (Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Manado) akhirnya secara resmi dikelolah oleh suster-suster Ursulin pada tanggal 16 januari 2001. Sejak tanggal tersebut semua aset persekolahan yang ada menjadi milik perhimpunan Biarawati Ursulin Indonesia. Dan selanjutnya SMA Katolik Theodorus Kotamobagu dikelolah oleh para suster ursulin di bawah naungan Yayasan Satya bahkti yang berpusat di Jln. Pos 2 Jakarta Pusat hingga saat ini.

Adapun kepala-kepala sekolah SMA Katolik Theodorus Kotamobagu adalah:

  1. Bpk. Albert Tangkere
  2. Pastor Frans Mangundap, Pr
  3. Sr. Rosa Kusmiati, OSU
  4. Sr. Yosepha Rumawas, OSU
  5. Sr. Ferdinanda Ngao,  OSU
  6. Sr. Dionysia Kartika, OSU
  7. Sr. Lidwina Suhartati, OSU
  8. Sr. Khristofora Bhoko, OSU
  9. Ibu Juliana Saroinsong
  10. Sr. Antoinette Mude, OSU

Sampai saat di tahun 2020 usia SMA Katolik Theodorus sudah berusia 29 Tahun berdiri di Bumi Totabuan.  10 Tahun di bawah naungan YPKM (Yayasan pendidika Katolik Keuskupan Manado) dan sudah berlangsung 19 Tahun di bawah naungan Komunitas Ursulin sampai saat ini.